Maka Datanglah Al Quran PDF Print E-mail
Written by Umar Chakim   
Monday, 26 October 2009 03:19

Risalah Tauhid 

oleh Ustadz Muhammad Abduh

Beliau rahimahulullah adalah seorang ulama yang meletakkan dasar-dasar pemikiran logika untuk membahas ilmu alam dan menolak pemikiran yang kolot. beliau menjadi salah seorang pemikir Mesir pada zamannya dan menjadi Ustadz di al Azhar Mesir.

Bismillahirrahmaanirrahiim

Tauhid adalah suatu ilmu yang membahas tentang Wujud Allah, tentang sifat-sifat yang wajib tetap padaNya, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepadaNya dan tentang sifat-sifat yang samasekali wajib dilenyapkan daripadanya. juga membahas tentang rasul-rasul Allah, meyakinkan kerasulan mereka, meyakinkan apa yang wajib ada pada diri mereka, apa yang boleh dihubungkan/nisbah/ kepada diri mereka, apa yang terlarang menghubungkannya kepada diri mereka. 

asal makna tauhid ialah meyakinkan/mengi'tikadkan/ bahwa Allah adalah satu, tidak ada serikat bagiNya. Sebabnya disebabkan ilmu tauhid ialah karena bagiannya yang terpenting menetapkan sifat Wahdah (satu) bagi Allah dalam zatnya dan

dalam perbuatannya menciptakan alam seluruhnya dan bahwa ia sendirinya pula tempat kembali segala alam ini dan penghabisan segala tujuan. keyakinan/ tauhid inilah yang menjadi tujuan paling besar bagi kebangkitan nabi Muhammad SAW seperti ditegaskan dalam ayat-ayat kitab suci yang akan diterangkan kemudian. 

ilmu tauhid kadang-kadang juga disebut dengan ilmu kalam ialah karena kadang kalanya masalah yang masyur dan banyak menyebabkan perbedaan pendapat diantara ulama ulama kurun pertama, yaitu apakah ilmu kalam/wahyu yang dibacakan itu baru atau qadim? dan ada kalanya pula karena ilmu tauhid itu dibina oleh dalil akal/rasio, dimana bekasnya nyata kelihatan dari perkataan para ahli yang turut berbicara tentang itu. namun begitu amat sedikit sekali orang yang mendasakran pendapatnya pada dalil naqal/alquran dan sunnah rasul, kecuali setelah ada penetapan pokok pertama ilmu itu; kemudian orang berpindah daripadanya kepada membicarakan masalah yang lebih menyerupai cabang/furu' sekalipun capang itu oleh orang yang datang kemudian telah dianggap sebagai suatu masalah pokok.

disamping itu adapula suatu sebab lain yang menyebabkan ilmu tauhid itudinamakan dengan ilmu kalam. ialah karena dalam memberikan dalil tentang pokok/usul agama, ia lebih menyerupai logika/mantiq, sebagaimana yang biasa dilalui oleh para ahli pikir dalam menjelaskan seluk beluk hujjah tentang pendiriannya. kemudian diganti orang mantiq dengan kalam, karena pada hakikatnya keduanya adalah berbeda.

akidah islam sesuai dalil akal dan naqal.

ilmu semacam ini/science of theology/ adalah ilmu yang menetapkan keyakinan/akidah dan menjelaskan tentang ajaran yang dibawa para nabi, telah dikenal juga oleh bangsa-bangsa sebelum islam karena tiap bangsa mempunyai pemimpin-pemimpinnya sendiri yang berusaha untuk menegakkan urusan agama, menjaga dan mengokohkannya. segala keterangan-keterangannya sejak dari permulaan dikemukakan dengan tujuan untuk memperdalam agama itu. tetapi amat sedikit keterangan-keterangan mereka itu yang dapat ditinjau dengan dalil dalil akal, dan keterangan keterangan tentang akidah yang sesuai dengan tabiat dan undang-undang alam. bahkan keterangan-keterangan itu, berrtentangan sama sekali dengan akal dan ketentuan-ketentuan agama, serta berlawanan dengan perasaan hati. banyak sekali pemuka agama itu mengatakan bahwa agama itu musuh akal, baik mukadimahnya maupun kesimpulannya, karena itu rusaklah ilmu kalam dan menyusuplah kedalamnya penafsiran dan pentakwilan yang bukan-bukan sehingga orang merasa kagum dengan mukjizat atau terlena dengan hayal-hayal yang tak pernah menjadi kenyataan hal mana dapat diketahui oleh orang yang memperhatikan keadaan bansa-bangsa sebelum datangnya islam.

maka datanglah alquran menggariskan suatu agama diatas jalan yang terang, yang belum pernah dilalui oleh kitab-kitab yang sebelumnya.  yaitu jalan yang memungkinkan orang dizaman ia diturunkan dan orang yang datang kemudian untuk melaluinya. quran tidak merasa cukup untuk membuktikan kenabian Muhammad SAW dengan hanya memakai dalil yang diungkapkan oleh para nabi yang datang sebelumnya, tetapi ia mengeluarkan dalil dan bukti atas kenabiannya Muhammad, dengan turunnya kitab suci Al quran itu sendiri kepada beliau. suatu kitab yang sangat indah bahasanya/balaghah, yang tidak memungkinkan para ahli sastra untuk menandinginya walaupun hanya dengan mencontoh sebuah suratnya yang paling pendek. isinya menyatakan tentang sifat-sifat Allah yang diwajibkan Tuhan kepada kita untuk mengetahuinya. ia bukanlah datang hanya membawa cerita-cerita tetapi juga mengeluarkan dalil dan kenyataan kenyataan yang mematahkan kepercayaan kepercayaan orang orang yang membantah. dituntunya akal, dibangkitkannya fikiran, kemudian ditunjukannya undang-undang alam, hukum-hukum dan peraturan yang sesuai dengan akal. dan diajaknya akal memperhatikan undang-undang alam itu dengan penuh perhatian, agar orang orang yakin akan kebenaran yang dibawanya. hingga dalam mengisahkan kejadian-kejadian pada bangsa-bangsa yang telah silam, iapun menunjukkan bukti-bukti yang nyata sehingga nyata pula satu akidah bahwa segala makhluk itu adalah suatu lingkungan hukum alam/sunnah yang tidak berubah-ubah dan tidak bertukar-tukar.

Comments
Add New Search
umar  - kok yang nulis namanya sama     |Manager |2009-10-26 03:23:15
pertamax
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Kaligrafi Allah.jpg

arsip

translate this site

We have 1 guest online
Members : 21
Content : 37
Content View Hits : 9067

Shout Box

ShoutMix chat widget

global track

free counters
Valid XHTML & CSS | Template Design wex | Copyright © 2009 by CDMS