Hidangan Utama
|
Komunitas Parkiran Syuhada |
|
|
|
|
Written by umar hakim
|
|
Friday, 22 January 2010 14:03 |
|
kajian ahad hampir dimulai, beberapa ikhwan pengurus kajian ahad pagi terlihat mengangkut toa, mick, buku presensi ikhwan dan akhwat, kotak infak, meja kecil, dan beberapa perlengkapan lain. dari lantai dua masjid terdengar alunan quran yang sangat luar biasa indah, sedangkan dari seberang terdengan nyanyian Minggu pagi dari gereja sudah dimulai. agaknya hari ahad di Kota baru menjadi salah satu ladang dakwah yang sangat luar biasa. nuansa spiritualitasnyapun sangat dahsyat. "Assalamu'alaykum akhi.. hari ini kajiannya ustadz siapa ya?" seorang yang baru saja datang bertanya pada penjaga parkir masjid syuhada (yang sebenarnya pengurus harian cdms). sambil tersenyum kedua orang tukang parkir syuhada itu kemudian bangkit dari duduk dan menjabat tangan sang tamu. "Wa'alaykummussalam warahmatullah. insyaAllah hari ini ustadz Nashir Harist Syihab yang akan mengisi akhi" "temanya?" "Tentang Manajemen Cemburu" jawab mereka. "temanya aneh-aneh saja ya...tapi mungkin karena itu saya jadi sangat tertarik dengan kajian di syuhada" jawabnya dan pembicaraan pun berlangsung sampai akhirnya suara moderator terdengar memanggil peserta kajian. disebelah nyanyian makin keras, beberapa orang akhwat datang berboncengan dengan motor, sepasang suami istri mengendarai mobil juga ikut parkir, dan diiikuti oleh pejalan-pejalan kaki yang semangat menuju masjid syuhada. subhanallah. nuansa inilah yang sangat saya syukuri ikhwah fillah semuanya. semoga ukhuwah ini terus terjaga.. amin...
|
|
|
Pernikahan, oleh Ustadz Faudzil Adhim |
|
|
|
|
Written by umar hakim
|
|
Friday, 22 January 2010 13:52 |
|
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Kalau ada yang bertanya tentang pernikahan itu seperti apa, maka jawabannya adalah "Pernikahan itu seperti makanan ketika halal maka boleh dimakan akan tetapi belum tentu barakah. Maka menikah tidak hanya dilaksanakan agar sah tetapi juga agar mendapat barakah dari allah." gurau beliau disela-sela kajian. kajian Studi Islam Efektif 28 yang lalu sangat menonjolkan kesan akan kajian-kajian pernikahan dan kekeluargaan. lantas point-point yang disorot beliau dalam kajian tersebut adalah sebagai berikut: Kesalahan dalam pernikahan seperti contoh mahar diserahkan lebih dulu sebelum ijab qabul dilakukan, yang seperti itu disebut hadiah. Khutbah nikah juga harus diperhatikan karena hal tersebut akan sangat bermanfaatkan untuk meluruskan niat kita membaguskan tujuan kita. Wali yang berkewajiban menikahkan adalah bapaknya, bukan KUA. Maka jika akad nikah yang mengijabkan adalah petugas kua maka harus ada proses mewakilkan. Ketika sudah diwakilkan maka dia berpindah dari tempatnya. Dan akad mewakilkan harus ada. Ijab dan qabul yaitu pernyataan untuk menikahkan dan pernyataan menerima. Antara ijab dengan qabul harus bersambung tidak boleh ada sesuatu kalimat lain. Pada pernyataan qabul intinya adalah pernyataan menerima, misal dengan mengangguk, atau kode, tulisan atau kalimat. Perlu diketahui apa yang menyebabkan pernikahan dibarakahi allah. “ dan diantara tanda kekuasaan allah yaitu mencipkakan kamu berpasang2 an …” . ketika kita berupaya maka allah akan memberikan keluarga sakinah mawaddah warahmah. Keluarga sakinah : ketenangan. Ketenangan telah ada setelah kita menikah dan kewajiban kita yaitu harus senantiasa menjaga ketenangan itu. Sedangkan Mawaddah: kesenangan secara biologis dan Rahmah: kasih sayang yang tulus aspek psikologi, keduanya akan datang ketika manusia berusaha mendapatkannya.
|
|
Manajemen Keluarga Muslim Bahagia Sejahtera |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 17 November 2009 14:22 |
|
Oleh Ustadz Junni Al Jundi dalam Kajian Ahad Pagi Syuhada 15 November 2009 “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar.” (Qs AnNisa’: 9) Ayat diatas telah jelas menerangkan bahwa hendaklah kita bekerja keras untuk menghasilkan generasi yang kuat dan sejahtera, dan mengutamakan kejujuran. Kuat dalam arti yang seluas-luasnya, baik secara fisik, intelektual, emosiona, spiritual, dan finansial. Setelah memenuhi kriteria kuat tersebut maka jelas akan terhapus kekhawatiran terhadap kesejahteraan di dunia maupun di akhirat. Secara sepintas memang kata kesejahteraan identik dengan finansial dan yang berhubungan dengan uang. Akan tetapi jika dilihat lebih jauh, dengan tidak menegasikan pentingnya uang, kesejahteraan yang hakiki harus ditopang dengan faktor-faktor lain di atas. Lebih-libih jika kita melihat ayat-ayat tentang jihad, selalu disandingkan antara kewajiban berjihad dengan jiwa dengan kewajiban berjihad dengan harta. Fisik, intelektual, emosional, dan spiritual tercakup dalam “jiwa” sedangkan spiritual diwakili oleh “harta”. “Wahai orang-orang yang beriman, inginkah kalian aku tunjukkan pada suatu perniagaan yang menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? Kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kalian berjihad di jalan Allah denganh harta dan jiwa kalian.” (Q.S. Ash-Shaf 61: 10-11) Oleh karena itu hendaknya kita mempersiapkan jiwa dan harta tersebut untuk memenuhi panggilan jihad tersebut. Tidak mungkin kita dapat berjihad dengan harta jika kita tidak memilikinya, begitu juga dengan yang lain. Islam telah mengatur banyak hal dalam segi finansial salah satunya yaitu perintah zakat. Sebagaimana telah kita fahami perintah zakat diwajibkan bagi seorang muslim yang mampu melaksanakannya. Sehingga secara tidak langsung Islam “memaksa” pemeluknya agar menjadi orang yang mampu sehingga dapat menunaikan perintah zakat. Secara ekonomi, seorang muslim diharapkan untuk menjadi muzakki, bukan sebagai mustahiq si penerima zakat. Sebagai contoh Rasulullah SAW, beliau adalah orang yang sangat kaya, bisa dibayangkan beliau menikahi Khadijah dengan mahar 1000 ekor unta. Sungguh nilai yang tidak kecil di zaman itu. Umar ibnu Khatab, Utsman Bin ‘Affan adalah pejabat dan konglomerat kaya raya. Beliau termasuk sahabat Nabi saw. yang dijamin masuk surga. Demikian pula halnya dengan ‘Abdurrahman bin ‘Auf. Seorang sahabat yang berjiwa bisnis, beliau seorang saudagar kaya raya. Toh beliau juga termasuk yang dijamin masuk surga. Umar bin ‘Abdul ‘Aziz, khalifah yang kaya raya. Tapi justru dia termasuk orang zuhud. Zuhud tidak sama dengan miskin, melarat dan sebagainya. Dia merupakan rasa cukup dan puas terhadap apa yang telah diberikan oleh Allah. Zuhud adalah tidak adanya ikatan kepada harta dan materi duniawi. Orang yang memiliki harta dan jabatan tetapi merasa cukup dan puas dengan apa yang diberikan Allah dan menghilangkan ketertarikan hati dengannya adalah zuhud sekalipun ia kaya raya. Manajemen keuangan islam telah mengatur bagaimana harta dikelola sehingga ia dapat menjadikan wasilah kepada surga, sebaliknya jika tidak dikelola
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Umar Chakim
|
|
Monday, 26 October 2009 03:19 |
|
Risalah Tauhid oleh Ustadz Muhammad Abduh Beliau rahimahulullah adalah seorang ulama yang meletakkan dasar-dasar pemikiran logika untuk membahas ilmu alam dan menolak pemikiran yang kolot. beliau menjadi salah seorang pemikir Mesir pada zamannya dan menjadi Ustadz di al Azhar Mesir. Bismillahirrahmaanirrahiim Tauhid adalah suatu ilmu yang membahas tentang Wujud Allah, tentang sifat-sifat yang wajib tetap padaNya, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepadaNya dan tentang sifat-sifat yang samasekali wajib dilenyapkan daripadanya. juga membahas tentang rasul-rasul Allah, meyakinkan kerasulan mereka, meyakinkan apa yang wajib ada pada diri mereka, apa yang boleh dihubungkan/nisbah/ kepada diri mereka, apa yang terlarang menghubungkannya kepada diri mereka. asal makna tauhid ialah meyakinkan/mengi'tikadkan/ bahwa Allah adalah satu, tidak ada serikat bagiNya. Sebabnya disebabkan ilmu tauhid ialah karena bagiannya yang terpenting menetapkan sifat Wahdah (satu) bagi Allah dalam zatnya dan
|
|
Read more...
|
|
Written by syahid
|
|
Sunday, 22 February 2009 10:16 |
|
Secara umum puasa menjadi sarana pembentukan kepribadian yang sangat efektif dan optimal. Dalam banyak bukti kita temukan bahwa salah satu bekal penting untuk menghadai tantang besar adalah dengan berpuasa. Seperti yang terjadi pada kuda aduan sebelum berpacu, dsb. Bagi orang beriman berpuasa menjadi cara efektif dalam membentuk kebiasaan-kebiasaan baik dalam kehidupan. Puasa, melatih kesabaran dan menjadikan hidup bermakna. Jika kesabaran menjadi puncak kematangan pribadi seseorang dalam medan apapun, maka berpuasa melatih seseorang untuk bersabar. Rasulullah bersabda :”Puasa adalah separoh kesabaran” (HR At Tirmidziy). Berpuasa melatih seseorang untuk membiasakan diri dengan hidup bermakna, karena dengan berpuasa seseorang dilatih untuk tidak mengerjakan sesuatu yang tidak berguna.
Puasa sarana mencapai puncak ketaqwaan. Ketaqwaan adalah standar normative pergaulan manusia dalam Islam. Firman Allah: ”Sesungguhnya yang paling mulia di antaramu adalah yang paling bertaqwa” (QS. 49:13). Ketaqwaan menjadi standar keberuntungan hidup seseorang (QS, As Syams : 7-10), dan puasa seperti yang diserukan Allah SWT membentuk orang yang bertaqwa (QS. 2:183).
Rahasia dan Syarat Shaum Secara Bathin Shaum yang efektif dalam membentuk kepribadian adalah shaum yang tidak hanya berhenti
|
|
Last Updated on Saturday, 31 October 2009 10:02 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |
|
|
|
|
|
We have 6 guests online
Members : 21
Content : 37
Content View Hits : 9074
global track
|