Mendidik Anak Berpikir Kritis PDF Print E-mail
Written by janah   
Saturday, 24 October 2009 22:08

 

 

1. Ajukan pertanyaan

Jangan menjawab setiap pertanyaan. Sebaliknya, tanyakan pendapatnya atas pertanyaan yang diajukan oleh anak. Dengan mengajukan pertanyaan, pembicaraan Anda dan anak akan terstimulasi.


2. Jangan mengeritik
Kritikan dapat mengurangi rasa percaya diri. Anak akan merasa mereka gagal atau mengecewakan orangtuanya jika mereka dikritik. Cari cara lain untuk mengoreksi masalah yang ditimbulkan anak. Si kecil tak akan mau berkomunikasi bila ia merasa tidak mendapat dukungan dari orangtuanya. Tanyakan pendapat putra-putri Anda, bagaimana mereka akan melakukan tugas yang diberikan padanya. Katakan, mereka telah melakukan tugas dengan baik, dan tanya bagaimana caranya menyelesaikannya.

3. Hargai pendapat anak
Anak Anda bukanlah Anda. Walaupun sulit bagi Anda untuk menerimanya, adalah wajar dan sehat bagi seorang anak untuk memiliki pendapat sendiri. Anak-anak yang mempunyai pandangan sendiri serta yakin dan berani dalam mengutarakan pendapatnya, biasanya kurang suka ikut-ikutan dalam gang, atau tidak mudah "takluk" bila mendapat tekanan dari temannya.

4. Ajarkan merangkul perbedaan
Beri dukungan pada anak agar belajar mengenai perbedaan budaya dan etnis. Anak yang mendapatkan informasi yang jelas dapat mengerti dan menghormati nilai yang dimiliki oleh orang lain.

5. Ajarkan menjaga milik pribadi
Anak-anak perlu mengenal privasi dan milik pribadinya. Mereka perlu diajarkan untuk menghormati privasi mereka sehingga ia pun akan belajar menghormati privasi orang lain.

6. Beri lingkungan penuh kasih
Anak-anak tumbuh berkembang di dalam lingkungan di mana mereka tahu bahwa mereka dicintai dan dihargai. Ingatkan mereka setiap hari bahwa Anda mencintai dan mendukung mereka.

7. Mengerti proses berpikir
Agar dapat menjadi pembela yang benar bagi anak, Anda harus tahu dan mengerti bagaimana gaya/cara anak belajar. Apakah dia termasuk kreatif, logis, musikal, spatial, interpersonal, intrapersonal, atau naturalis? Anda harus mengenali kemampuan anak, menerima, serta memberikan dukungan atas kreativitasnya.

8. Biarkan ia berpikir untuk diri sendiri
Dukung anak untuk berpikir mandiri. Biarkan ia mengambil keputusan yang disertai dengan alasan yang tepat untuk dirinya. Berikan anak cukup ruang untuk mengambil keputusan, namun Anda tetap di sisinya untuk mengantisipasi bila rencana tersebut tidak berjalan mulus.

9. Ajarkan mengendalikan stres
Bantu anak secara efektif tentang bagaimana cara menghadapi stres. Coba untuk tidak memberikan kontribusi pada stres yang mereka alami dengan tuntutan dan harapan yang tidak realistis. Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

10. Ajarkan yakin pada instingnya
Agar anak berhasil di dalam kehidupan, dia harus belajar cara mempercayai keputusan yang diambilnya. Ia harus yakin dengan insting dan perasaannya. Anak-anak yang yakin dengan dirinya biasanya jarang terjerumus dalam perilaku yang tidak sehat.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated on Saturday, 31 October 2009 08:09
 
God_tn.jpg

arsip

translate this site

We have 2 guests online
Members : 21
Content : 37
Content View Hits : 9062

Shout Box

ShoutMix chat widget

global track

free counters
Valid XHTML & CSS | Template Design wex | Copyright © 2009 by CDMS